Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat)

Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat) - Hallo sahabat STIKES, Pada kesempatan kali ini saya akan membahas artkel yang berjudul Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat), saya telah menyediakan berbagai macam artikel terbaru lainnya. mudah mudahan artikel yang saya tulis ini bermanfaat buat anda semuanya.

Ditulis Oleh : STIKES
Judul : Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat)

lihat juga


Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat)


Prinsip perawatan gigi linu atau sensitif dapat dibagi menjadi tiga:
1.Desensitasi saraf gigi (mengurangi sensitivitas saraf gigi). Misalnya dengan pasta gigi yang mengandung kalium nitrat.
2.Menutup tubulus dentin (tabung-tabung kecil yang menyusun dentin) dengan melakukan penambalan, pembuatan mahkota, dan bedah periodontal (transplantasi gusi).
3.Menyumbat tubulus dentin dengan menggunakan bahan-bahan seperti natrium fluorida, kalium oksalat, strontium klorida, dan glutaraldehid.

Sedangkan macam-macam bahan yang dapat digunakan untuk perawatan gigi linu diantaranya:
1.Pasta gigi desensitasi. Pasta gigi ini dibagi menjadi dua macam berdasarkan cara kerjanya. Pertama dengan mengurangi sensitivitas saraf gigi, kedua dengan memberikan sumbatan pada tubulus dentin.
Bahan-bahan desensitasi yang umum digunakan diantaranya kalium nitrat, strontium klorida, fluoride, tumbuhan obat (misal: myrrh, chamomile, dan peppermint).
2.Kalsium hidroksida. Penggunaan bahan ini kurang mendapat dukungan.
3.Iontophoresis. Merupakan suatu perawatan gigi sensitif dengn cara mengaplikasikan arus listrik untuk memasukkan ion fluoride ke dalam dentin. Dengan teknik ini, fluoride yang diperoleh gigi dua sampai enam kali lebih banyak dibandingkan aplikasi fluoride secara topikal. Namun biayanya dapat dikatakan relatif cukup mahal.
4.Laser. Perawatan gigi linu dengan menggunakan teknologi laser, diantaranya adalah dengan menggunakan laser gallium-aluminum-arsenium, laser CO2, ataupun laser NdYAG.
5.ACP. Penggunaan amorphous calcium phosphate (ACP) dapat membentuk kristal hidroksi apatit pada email dan membentuk sumbatan pada daerah prisma email.

Apabila gigi sangat sensitif lebih dari tiga atau empat hari, bereaksi terhadap suhu panas dan dingin dari makanan atau minuman, sebaiknya Anda menemui dokter gigi Anda untuk mengetahui masalahnya dan cara mengatasinya.


Demikianlah Artikel dari kami yang berjudul Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat),apakah anda menyukainya ? mudah-mudahan artikel ini bisa memberi manfaat untuk anda semua.

Anda sedang membaca artikel Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat) dan artikel ini url permalinknya adalah https://sekolah-tinggi-kesehatan.blogspot.com/2008/07/gigi-linu-penyebab-dan-cara.html Artikel yang anda cari Lainnya bokep, video bokep, streaming bokep, streaming , videos, porn, videos porn, kimcil, bugil, telanjang, abg, mesum, tetek, memek, toket, masturbasi, bmf, download, perkosa, kepergok, mesum, pemerkosaan, kepergok mesum, download video porn, download video bokep, bokep terbaru, streaming bokep terbaru, jilbab, semok, ngentot, indo, janda, asia, orgasme, meki, sex, video sex, spg, streaming mesum, ml, tante, streaming abg, cabe cabean, cantik, manis, bokep indo, bokep cinta, streaming mesum, hot bokep, bokep hot, abg bugil, anak smp, bocah smp, anak sma, bocah sma, indonesia, 3gp'
,Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat) xxx .

0 Response to "Gigi Linu: Penyebab dan Cara Mengatasinya (Bagian 2-tamat)"

Post a Comment